Posted in Uncategorized

Who Moved My Cheese?

Image

Cerita ini merupakan rangkuman dari sebuah buku yang di tulis oleh Spencer Johsnson, dan ada di timeline young on top (@YoungOnTop), dan menurut saya cerita yang cukup menarik dan banyak hal yang bisa di perlajari dari kisah ini. Enjoy!🙂

Bisa di download disini untuk buku gratisnya http://t.co/q09Q8txS dan untuk video kartunnya http://t.co/6GDWZLDK

“Who Moved My Cheese?” by Spencer Johnson.

Alkisah ada 2 ekor tikus dan 2 kurcaci yang hidup bersama dalam suatu labirin. Nama tikusnya: Sniff & Scurry, kurcacinya Hem & Haw.

Tikus dan kurcaci ini menyukai ‘Cheese’ yg merupakan metafora dari apapun yang mereka inginkan dalam hidup, apapun yg membuat mereka bahagia. ‘Cheese’ itu bisa jadi gaji, pekerjaan yg layak, uang, atau rumah yg mewah. Labirin adalah tempat mencari ‘Cheese’ itu sendiri. Tikus ini tidak terlalu pintar, tapi mereka giat dan mengikuti insting mereka dalam mencari ‘Cheese’. Kurcacinya lebih pintar, mempunyai belief yang tinggi.

Setiap hari, Sniff, Scurry, Hem dan Haw keluar dari rumah mereka, untuk mencari Cheese. Sampai mereka bertemu Cheese Station C yang mempunyai Cheese yang sangattt banyak. Setiap hari tikus dan kurcaci itu bolak balik dari rumah. ke Cheese Station C yang mempunyai persediaan Cheese melimpah. Si tikus, Sniff and Scurry, selalu bangun pagi, pakai sepatu lari dan lari ke Cheese Station C, untuk menngisi perut mereka dengan keju sebanyak mungkin.

Sementara, Haw and Hem bangun kesiangan dan berangkat males-malesan ke Cheese Station C. Mereka terlena dengan kenyamanan dan kemudahan yang ada.

Suatu ketika, Sniff and Scurry menemukan bahwa persediaan Cheese di Cheese Station C habis! tanpa pikir panjang, mereka langsug cari Cheese lain. Hem and Haw yang bangun kesiangan terus baru tau kalau Cheese Station C sudah kosong, tidak ada Cheese tersisa. Mereka bingung, tidak biasa dengan perubahan.

Hem dan Haw pun kaget banget dengan perubahan yang ada, bahwa tidak ada lagi Cheese di Station C. Smentara Sniff and Scurry sudah sadar kalau Cheese bakal habis.

Hem dan Haw terlalu sibuk mmprtanyakan, “Who moved my cheese?”, tanpa brusaha untuk mencari lagi seperti Sniff and Scurry. Padahal perubahan memang selalu terjadi, apalagi Cheese mereka konsumsi terus tanpa berhenti. Mereka harusnya sadar akan perubahan yang ada..Hem cuma bisa mengeluh, “Ini gak adil! Cheese itu kan milik kita!” Haw cuma bisa diam, dia terlalu kaget. Hal itu wajar, mencari Cheese tidak mudah. Bagi Hem dan Haw, Cheese itu sangat penting, mereka tidak terima kalo Cheese hilang begitu aja. Tetapi mereka tetap beranggapan bahwa besok Cheese ada lagi.

Keesokan hariny, Hem dan Haw datang lagi ke Station C namun hasilnya nihil. Tidak ada Cheese muncul dari langit. Haw pun menulis di dinding…

“The more important your cheese is to you, the more you want to hold on to it.”

Haw and Hem tetep berharap keesokan hari Cheese datang lag. Karena Cheese tidak pernah muncul lagi, Haw mulai mempertanyakan, “Kenapa kita tidak mencari Cheese lagi saja diluar sana?” Hem mengeluh dan menolak. “Kita deserve Cheese ini, suatu saat ia akan datang lagi!” kata Hem. Smentara Stiff and Scurry dengan prjuangannya mampu mencapai Station N

Di Station N, Cheese berlimpah ruah! Bahkan jauh lebih banyak dibanding Station C. Sniff dan Scurry mendapatkan hasil dari perjuangan mereka. Hem dan Haw masih stuck di station C, mereka menjadi makin kurus karena tidak mendapat asupan Cheese. Mereka saling menyalahkan satu sama lain.

Haw membayangkan Sniff&Scurry mendapatkan Cheese yang banyak. Semakin ia pikirkan, semakin ia ingin mencari Cheese lain diluar sana.

Lalu Haw menajak Hem untuk pergi keluar Station C dan cari Cheese lain. Tapi Hem tidak mau, katanya “disini nyaman, diluar sana bahaya, nanti nyasar.” Haw merasa ini bodoh. Mereka tetap diam di tempat dan tidak melakukan apapun, mana mungkin Cheese datang sendiri. Meskipun berlari di labirin.. Berlari di labirin itu tidak mengenakkan, mungkin tersesat, tapi itu hanya RASA TAKUT yg membuatnya berhenti melangkah. Haw pun bersiap untuk mencari Cheese baru di labirin. Menurutnya Cheese yg laama TAK PERLU DIRATAPI, waktunya CARI Cheese yang baru. Hem tetap dan tetep tidak mau ikut mencari Cheese baru,dia akan menunggu Cheese yg lama balik lagi dengan sendirinya. Inilah perbuatan yg bodoh.

Haww mengimajinasikan hal apapun yang akan dia lakukan bila menemukan Cheese yg baru, bermain di tengah Cheese, makan sebanyak mungkin.

Semakin ia imajinasikan, keberanian dan kekuatan itu muncul begitu kuat! Ia semakn yakin perjalanannya mencari Cheese tak akan lama lagi. Smabil berjalan susuri labirin, Haw mnulis “If you do not CHANGE, you can become EXTINCT.” Keyakinan akan adanya Cheese lain buat ia HIDUP.

Pikiran rasa takut yang mengatakan bahwa tidak ada Cheese lain di labirin atau Haw tidak mungkin temukan Cheese itu yang justru MEMBUNUH nya. Hem hnya mengeluh, “Who moved my cheese?”. Tapi Haw berpikir, “Why didn’t I get up and move with the Cheese sooner?”. Terkadang rasa takut itu perlu. Klo kita takut keadaan akan brtambah buruk jika tidak melakukan sesuatu, hal itu akn membuat kita beraksi. Rasa takut yg berlebihan akan membuat kita tidak lakukan apapun. Haw tidak merasa menyesal telah keluar dari comfort zonenya.

“Better late than never”.

Haw memukan sedikit Cheese tetapi tidak ckup banyak. Haw mengakui, labirin itu begitu rumit dan menyesatkan. Tapi ia menganggapnya itu sebagai CHALLENGE. Lalu Haw berpikir, kalo Stiff dan Scurry bisa move on, kenapa dia tidaa bisa? Dia akhirnya menyadari, dia HARUS PEKA terhadap PERUBAHAN. Seperti Stiff dan Scurry yang sudah menyadarinya sejak awal, mungkin Haw tidak akan kaget kalau dia peka sejak awal. Akhirnya Haw menemukan Cheese Station yg lain! tapi ternyata hasilnya tidak memuaskannya. Tidak ada Cheese yang trsisa. Rasa takut melandanya. Haw takut tidak bisa survive, takut dengan apa yang akan menghadangny di labirin, takut tidak bisa menemukan Cheese lagi, semua pikiran takut melanda. Tapi Haw lalu tertawa, RASA TAKUT yg membuatnya TERPURUK. Haw akhirnya lakukan suatu hal seakan-akan dia tidak takut. Haw MOVE ON. Haw berjalan terus mencari Cheese yg baru. Dia bgtu bersemangat, tidak ada rasa takut. Dia jalani dan hadapi saja yg ada di depannya.🙂

“When you move beyond your fear, you feel FREE” Haw menulis di dinding.

Dengan menikmati setiap perjalanan yang ia hadapi, Haw merasa begitu bahagia! Agar makin brsemangat, Haw bayangkan Cheese favoritnya, Cheddar & Brie. Seakan terlihat di matanya, ia memakan semua keju itu dengan lahap. Haw membayangkan dengan begitu detil, duduk di antara Cheese dengan bahagia, ia membayangkan ia akan menikmati semua keju itu🙂

“Imagining Myself enjoying new cheese even before I find it, leads me to it.” Imajinasi ini yg membuatnya tetap kuat🙂

Haw temukan Cheese Station lagi, tapi hanya sedikit Cheese yang tersisa.. Akhirnya ia makan dan simpan beberapa untuk Hem. Haw akan mengajak Hem untuk mencari.

“The quicker you let go of old cheese, the sooner you find new cheese”.

Haw temui Hem di Station C, tetapi Hem tidak mau Cheese yang diberi Hem. Hem tidak bisa move on, dia maunya Cheese yg lama, diajak mencari yang baru juga tidak mau, Akhirnya Haw jalan mencari station lain sendiri.

Setelah perjalanan yang sangat lama dan melelahkan, akhirnya berujung manis. Haw menemukan Cheese Station N! Persediaan Cheesenya super banyak. Haw tidak pernah menemui Cheese sebanyak itu! Cheese menumpuk bergunung-gunung. Dan ternyata Sniff dan Scurry sudah sampai disana. Haw tidak menyangka, dia pikir dia hanya bermimpi. Tapi itu nyata,apalagi saat ia makan sendiri Cheese itu. Perjuangannya berbuah hasil yang sangat manis! Haw merasa bersyukur atas perubahan itu🙂

Cara tercepat untuk berubah adalah

*Menertawakan kebodohan sendiri yang tidak mampu move on🙂 Banyak hal yang dipelajari Haw akhirnya.

*Berpikir simple, fleksible, dan bergerak dengan cepat. Tidak usah kebanyakan takut, itu yang akan menghalangi kita

Quotes dari Haw: “Change Happens. They keep moving the cheese.”

“Anticipate change, get ready for the cheese to move. Monitor change, Smell the cheese so often so you know when it’s getting old”

“Adapt to change quickly. The quicker you let go of cheese, the sooner you enjoy new cheese.”

“Change: Move with the Cheese. And Enjoy the change: Savor the adventure and enjoy the taste of new cheese!”

“Be ready to CHANGE QUICKLY and ENJOY it again! They keep moving the cheese”

Haw belajar dari kesalahan, dia selalu menginspeksi keadaan station, apakah persediaan Cheese sudah menipis. Haw juga salalu melihat keluar station. Haw juga mendengar suara-suara, seakan ada orang yang akan datang. Haw hanya bisa brharap semoga Hem bisa temukan jalan menuju Cheese Station N…

Yeayyy!🙂

Author:

passionate about life, family, relationship and career :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s