Posted in Uncategorized

Hey, Never Give Up!

Tiba-tiba lagi kepikiran tentang kata-kata ‘Never give up’. Saya yakin banyak dari kita sering mendengar kata ‘Never Give Up’, baik dari keluarga atau teman-teman dekat yang menyuarakan kata-kata itu untuk menyemangati kita di saat lagi down / saat merasa tak mampu lagi menjalai berbagai rintangan di depan, dan kata-kata itu pun kita sering dapatkan dari buku atau beberapa seminar motivasi yang kita hadiri.

Kata ‘Never give up’ mungkin kedengaraannya klise, tapi sebenarnya 3 kata ini adalah advice yg dapat membantu kita untuk selalu ingat dan tidak menyerah dengan keadaan atau rintangan yang ada saat kita ingin mencapai sesuatu / mencapai apa yang menjadi mimpi kita. 3 kata ini sangatlah POWERFUL.

Ada sebuah cerita di dalam kehidupan saya saat masa kuliah dulu.
Di masa-masa kuliah dulu sekitar tahun 2005, masa-masa yang cukup sulit untuk saya lalui, dimana keadaan finansial keluarga saya saat itu tidak begitu baik. Saya ingin tetap melanjutkan sekolah saya dan dari pihak orang tua sayapun mereka ingin melihat anaknya sekolah.
Pada suatu hari saya mendapatkan firman Tuhan di Filipi 1:6. ‘Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus’.

Hari demi hari saya lalui dan akhirnya tiba di akhir semester 1 dan saya mendapatkan nilai yang baik kala itu.

Mimpi saya saat itu hanya satu, saya ingin menyelesaikan kuliah saya dan mendapatkan nilai yang bagus.

Masa-masa untuk membayar kuliah adalah waktu yang cukup berat untuk saya dan keluarga saya.
Saat itu sayapun mulai mendaftar beasiswa yang di buka oleh kampus saya, persyaratan yang ada pun tidak mudah, tapi puji Tuhan saya bisa mendapatkan beasiswa itu. Beasiswa yang saya dapatkan itupun untuk membayar 2semester, dengan persyaratan harus mempertahankan IP (indeks prestasi) sehingga beasiswa tidak di tunda.

Banyak hal-hal yang saya lalui dimasa-masa kuliah dan membuat saya ingin menyerah. Rasanya ingin langsung bekerja saja sehingga tidak perlu membebani pikiran orang tua untuk biaya kuliah.

Saya pun mulai mencoba berbisnis kecil-kecilan kala itu, yaitu dengan menjual baju-baju, dan bersyukur hasil jualan saya pun lumayan, sehingga bisa membantu untuk tambahan membeli buku.

Singkat cerita, di tahun terakhir saya kuliah, saya mendapatkan dosen pembimbing yang baik dan menawarkan saya pekerjaan menjadi notulen untuk pekerjaannya and i really enjoyed it.
Samapi pada suatu ketika, dosen saya pun menawarkan saya pekerjaan lain, yaitu bekerja di sebuah home industry yang bergerak di bidang kecantikan dan kesehatan.
Saya pun mulai bekerja part time disana dan mendapatkan gaji yang bisa di bilang ‘lumayan’ kala itu. Gaji saya pun bisa membantu untuk meringkankan pembayaran biaya kuliah di samping itu juga saya tetap mendapatkan beasiswa sampai pada semeseter akhir kuliah saya. Pada akhirnya di tahun 2009 saya bisa menyelesaikan kuliah saya dengan nilai yang memuaskan. Saat wisuda, saya merasa sungguh terharu akan campur tangan Tuhan dalam kehidupan saya dan sayapun heran ternyata saya bisa melalui ini semua dan bisa tetap mendapatkan nilai yang baik.

Hal yang mau saya sampaikan disini adalah bisa saja saat itu saya menyerah dan tidak melanjutkan kuliah saya karena keterbatasan finansial, bisa saja saya marah dan melarikan diri dari keadaan yang ada, tapi ketika pikiran-pikiran jelek itu muncul seperti misalnya perasaan mengasihani diri sendiri, merasa tidak mampu, dan lain sebagainya, ada Tuhan yang selalu mengingatkan saya untuk terus pegang janjinya dan untuk TIDAK MENYERAH DENGAN KEADAAN.

‘It is not what happens to you but how you respond to what happens to you’.
Responmu sungguh menentukan apa yang akan kamu lakukan kedepannya.

Saat menghadapi masalah atau saat ada kejadian yang terjadi tidak sesuai dengan yang kalian harapkan, cobalah untuk berpikir besar (think BIG) dan mencoba melihat suatu permasalahan itu dari sisi yang berbeda.

Be grateful for any problem and challenge you face now, for it means that your capacity is about to get bigger and better.

Dalam kehidupan ini, rintangan itu pasti ada dan bisa juga memperlambat jalan yang mau kita tempuh atau malah bisa juga membuat kita ‘lemah/down’. Ketika hal ini terjadi, semuanya bergantung pada diri kita sendiri, karena kita sendirilah yang menjadi ‘pilot’ nya, hanya kita sendiri yang bisa mengontrol dan mengendalikan diri kita, bukanlah orang lain.
Kita sendiri yang bisa mengontrol apa yang akan kita perbuat dan apa yang ingin kita raih.

Ketika sesuatu terjadi dan itu tidak sesuai dengan yang kita harapkan, kita dihadapkan oleh dua pilihan : BERHENTI (meratapi nasib dan diam saja, sedih, menangis dan tidak melakukan apa-apa) atau….. kita mencoba kembali BERDIRI TEGAP dan bilang dengan lantang ke diri kita dan meyakinkan diri kita akan hal ini –> ‘NEVER GIVE UP, I CAN DO IT !!’ ☺

Seperti yang dikatakan oleh Donald Thrump dalam bukunya Success 101, ‘When there’s a will, there’s a way’.

Saat terjatuh, merasa lemah, putus asa, AYO BANGKIT LAGI. NEVER GIVE UP! Ketika kita sudah bisa melaluinya, kita akan menjadi orang yang sangat bersyukur bahwa kita bisa melaluinya dan terkadang apa yang kita bisa capai itu melebihi dari yang kita pikirkan atau bayangkan sebelumnya.

YOU CAN, BECAUSE YOU THINK YOU CAN. ☺

Author:

passionate about life, family, relationship and career :)

5 thoughts on “Hey, Never Give Up!

  1. woooww!! thx for being my inspiration ci😀
    keep writing and keep inspiring!
    u can do it!
    GBU

  2. ‘When there’s a will, there’s a way’ nice words….yes NEVER GIVE UP…do the best and surrender to the Lord

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s